Salah SIAPA?

Zaman dulu kata orang tua banyak anak banyak rejeki…..itulah pola pikir mereka sehingga mereka melahirkan anak rata2 diatas 5 orang, bahkan ada yang lebih dari 10 orang…bukan main!!!!!!
Namun banyak juga orang tua zaman dulu yang berhasil mendidik, membesarkan anak2 mereka walaupun dalam jumlah yang banyak bisa berhasil dan sukses dalam kehidupannya. Dan tidak sedikitpun orang tua yang gagal.
Sahabatku LINA, mempunyai 9 orang anak, anak yang sulung berusia 24th dan yang bungsu berusia 5th. Suaminya hanyalah seorang pedagang beras dipasar induk Kramatjati. Tidak semua anak2nya mendapat kesempatan duduk dibangku sekolah. Yang sulung tidak sampai lulus SD, yang nomor 2 sampai di SMP kls 2, yang berikutnya entah sampai diSD kls berapa dia pun lupa, tapi yang jelas sekarang tidak ada satu anaknyapun yang sekolah.
Saya tidak dapat bayangkan betapa ribetnya kehidupan berkeluarga yang demikian!!!!!!!
Bagaimana mengurus kebutuhan sandang pangan anak2nya, bagaimana mengajari mereka hidup sebagai satu keluarga besar yang penuh kasih sayang satu terhadap yang lain, dan paling ironis sebagai orang tua dia sendiri tidak dapat memberi kasih sayangnya terhadap semua anaknya secara adil dan bijaksana. Sehingga anak2nya bertumbuh menjadi anak2 yang frustasi, yang mempunyai rasa iri, yang pendendam, yang suka memberontak dsbnya. Lalu bagaimana dengan nasib anak2 tersebut kelak????????bagaimana mereka bisa berpacu dengan anak2 lain yang tingkat pendidikan dan ekonomi yang lebih baik dari mereka?
Hal2 semacam inilah yang tidak pernah di bayangkan oleh Lina, dia hanya tahu hamil melahirkan dan seterusnya liat aja nanti…………………………
Ini hanya satu Lina yang saya kenal, tapi masih banyak Lina2 lain di negara Republik tercinta ini.
Program KB kayaknya blom begitu maksimal, penataan mental manusia belum bisa mengena kedalam sanubari pribadi orang2 tersebut.
Maka ber-siap2lah menyambut datangnya penganguran yang akan berdampak kepada kriminalisasi, lalu kata anak2 itu salah siapakah ini?????????mengapa aq terlahir dalam kondisi yang demikian???????jawabannya marilah kita bertanya kepada rumput yang bergoyang!!!!!!!!!!

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *