Sahabatku yang sedang sakit

Seperti rusa rindu sungaimu, jiwaku rindu Engkau
Nyanyian penghiburan yang ku dengungkan pada saat menjengukmu.
Tubuhmu letih menanggung rasa kesakitan, engkau menanggung beban ketakutan karena penyakitmu yang divonis dokter sebagai penyakit yang mematikan, sedangkan engkau tidak ingin masuk ke arena kematian.
Sahabat,
Bersyukurlah derita yang kau alami karena disana kau akan melihat kemuliaan Tuhan.
Diri kita bukan milik kita, diri kita milik Dia, nafas kehidupan adalah karuniaNya yang dipinjamkan kepada kita dan Dia dapat mengambilnya  setiap saat Dia mau karena Dia yang empunya kuasa.
Sahabatku,
Berserah dan mengucaplah syukur setiap waktu selama kau masih diberi pinjaman nafas. Janganlah berputus asa, ingat bahwa maut telah dikalahkan  dan ada kehidupan setelah kematian.
Dalam nyanyian dan puji syukur kita percaya bahwa tangan Tuhan yang selalu pegang.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *