Author Archives: sanny maitimu

kesia-siaan

mengapai kebahagiaan dengan tidak henti2nya berusaha untuk mendapatinya ambisi dan kesombongan menguasai ahlak dan raga sehingga nalar telah terkalahkan keinginan yang tak pernah berkesudahan selama masih di beri napas tidak pernah menyadari akan berkat dan karunia yang sudah di dapatinya … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Berharap

Hujan begitu deras malam ini membuat langit gelap, tiada bulan tiada bintang, semuanya redup diluar sana angin bertiup kencang  pohon bergoyang se-akan2 sedang menari sebuah simphoni yang indah terlukis membuka album lama goresan tinta gambaran kehidupan yang kini telah usang … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

selamat tahun baru

Awal dari perjalanan ini, melangkah menyusuri tebing2 kehidupan entah datar, entah terjal. Tak tahu akan kemana tujuan ahkir selama roda bumi masih berputar kaki tetap melangkah dan terus berjalan bersama napas kehidupan hari esok siapa yang tahu, namun bersiap payung … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

dipenghujung tahun

Ahkirnya tiba juga dipenghujung tahun,  sebentar lagi desember akan berlalu angin bulan desember bertiup begitu kencang begitu dingin menusuk tulang dalam kegalauan hari ahkir yang sunyi dan sepi   duduk menghitung hari2 yang telah dilewati sepanjang perjalanan tahun ini kesedihan … Continue reading

More Galleries | Leave a comment

Ibu

Engkau ditakdirkan menjadi tulang rusuk dari lelaki Engkau ditakdirkan mengandung dan melahirkan Engkau ditakdirkan sebagai pengasuh dan perawat anakmu Engkau ditakdirkan sebagai pendidik dan pelindung anak2mu sehingga engkau mendapat julukan    “IBU” Ibu betapa besar pengorbananmu ibu betapa besar kasih sayangmu … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indah pada waktunya

Angin laut bertiup sepoi2, nyiur melambai lambai ombak menderu dan memecahkan buih di tepian pantai Senja itu terlihat pelangi nan indah bagaikan goresan pena warna warni diangkasa biru. Kenikmatan sesaat sebelum bumi ditelan malam nan gelap kabut hitam menutupi langit, … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

surat untuk Misye dan Sacio

Didepan teras ini kulambaikan tangan tanda selamat jalan dan saatnya kami  berpisah. Aku masih terpaku dan baru menyadari bahwa kini aku benar2 sendiri. Semua yang aku sayangi satu persatu pergi, memang  tak ada yang abadi Entah kapan lagi kalian akan … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Datang ke Pestamu ibu Sushana

    Jabatan tanganmu ketika pertama kali kita berjumpa di ruangan hotel itu kurasakan genggaman yang penuh persahabatan. Pertemuan kita yang tidak pernah di rencanakan. senyummu yang tulus terpancar dari bibir dan matamu yang sipit hampir terkesan tetutup, memang garis2 … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Dalam Renungan

Tetesan air mata yang tertumpah entah berapa banyak Mengalir membasahi pipi Duduk merenung seorang diri dalam kegaduhan hati yang terkoyak mengapa tidak dapat memaafkan diri sendiri Dan terlena dalam kepedihan yang tak berujung seribu langkah masih tetap kau tempuh membawa … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Galau

Melangkah menyusuri tepian Telaga Ninifala hati penuh kesedihan dan kehampaan membawa derita nan menusuk sukma. Hujan yang rintik-rintik jatuh membasahi tubuh yang lesu Peluh dan air mata telah tercampur menjadi satu bersama air hujan. Kemanakah jalan harus ditempuh, tiada lagi … Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment