purnama

Aku memandang ke langit bulan besar bulan purnama
sinar ke emasan nya menutupi sekeliling
cahaya bintang yang tidak sebanding, membuat bintang pudar
sayangnya purnama hanya sesaat, karena bumi terus berputar
namun keindahanmu sangat mempesono.
kepala menunduk menyadari aku masih berpijak di bumi.

Posted in Uncategorized | Comments Off on purnama

Impian

kelap kelip bagai ribuan kunang kunang menghiasi angkasa


malam kelam terhalau oleh terangnya sinar bintang


kata hati ingin menggapai sejauh mata memandang


namun sayang seribu kali sayang tangan tak sampai


merenung dalam anggan, mengharapkan bintang jatuh

Posted in Uncategorized | Comments Off on Impian

Matahari

Mata hari bersinar membuat burung burung berkicau
bunga bunga mekar menyebarkan aroma wangi
terkadang matahari bersinar begitu panas
membuat bunga bunga layu, burung burung bersembunyi dalam sarang

aku tak dapat memandang matahari karena sinarnya yang menyilaukan
aku hanya dapat merasakan matahari
betapa bernilainya untuk alam semesta
aku menggagumi matahari karena tak pernah ingkar janji
terbit setiap pagi diufuk timur dan terbenam setiap senja di ufuk barat

Posted in Uncategorized | Comments Off on Matahari

puisi sesaat

Mendung tetapi tidak selalu turun hujan
sediakan payung untuk melindungi dari basah
namun sia-sia tidak terpakai
mengharapkan angin bertiup memindahkan awan
supaya langit bisa cerah seperti sedia kala
namun mata hari telah terbenam
kini muncul cahaya bulan.

burung burung berkicau merdu
menyambut sinar mentari pagi
seiring waktu berjalan mentari kan tenggelam
datang dan pergi tak dapat di halau
waktu berjalan dan tidak dapat dikejar
malam tidak perlu di tunggu karena sebentar lagi akan tiba

mendayung sampan sudah terlalu jauh
menghitung waktu tak terukur
akan melaju sampai ke tepian
mengharapkan adanya mercusuar
namun badai topan datang porak poranda
ter ombang ambing tiada tujuan
mohon balas kasihan Gusti Allah

Posted in Uncategorized | Comments Off on puisi sesaat

kuda laut

Takdir telah mempersatukan untuk tetap bersama
Berenang ber iringan mengarungi samudra luas
menikmati hari2 kebersamaan penuh cinta kasih nan bahagia

Menjalin kasih sayang dalam pengorbanan yang tak ternilai
suatu ikatan cinta yang tak akan pernah sirna
walau ditempa gelombang samudra yang mengganas

Takdir cinta sebagai belahan jiwa pemberian sang Pencipta
tetap bersama, bergandengan, berenang, menikmati indahnya lautan
kasih sayang dan kesetiaan yang didambakan insan penghuni alam semesta

Mari meminta untuk menjelma menjadi KUDA LAUT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Posted in Uncategorized | Comments Off on kuda laut

sendiri

langit gelap tiada bulan tiada bintang

tumpahan air hujan deras membasahi bumi

sepi sendiri dalam kegelapan

tubuh menggigil menahan dingin

memandang kekosongan di setiap sudut ruang

di dalam relung hati yang merana

semua diam membisu

mencari tempat untuk mengadu

mengapai harapan yang tiada menentu

ahkirnya jatuh pulas tertidur

dalam mimpi indah bertemu pelangi

menyambut hari cerah mempesona

Posted in Uncategorized | Comments Off on sendiri

mengapai impian

dimana ada kemauan
dimana ada peluang
dimana ada dana

tidak cukup hanya itu

dimana ada keihklasan
dimana ada kerelaan
dimana ada kasih sayang

tidak cukup hanya itu

dimana ada jasmani yang sehat
dimana ada rohani yang sehat
dimana ada harapan dan angan

tidak cukup hanya itu

dimana ada doa ibu
dimana ada dukungan moral
dimana ada pengorbanan

tidak cukup hanya itu…… berharap menunggu balas kasihan Sang Raja pencipta alam semesta.

Posted in Uncategorized | Comments Off on mengapai impian

Marini

Tak kuasa aku menahan air mata, mengalir dan mengalir terus
Kabar duka datang siang tadi, jantung ber-debar2 tidak sanggup mengatakan apa2
mulut terasa terkatup.
Betapa ganasnya kau corona hanya dalam waktu yang singkat engkau telah merenggut nyawanya
Engkau begitu ganas dan sadis, tidak perduli kepada siapapun baik miskin, baik kaya, tua atau muda
besar kecil, kalau engkau dapati ruang kelemahan masing2 individu, engkau lalu menyerang
entah apa senjatamu yang mematikan itu sampai saat ini tiada seorang pun yang tau.
Kenyataan ini harus diterima karena siapa kah kami, kehendakMu Tuhan yang jadi.
Jasadmu tak didandani selayak orang2 yang meninggal , tetapi jasadmu hanya dibungkus
sehelai selimut dan di masukan kedalam petih dan disegel, semua karena prokes corona.
Tiada sanak saudara, tiada handai tolan yang menghantarmu ke peristirahatan terahkir.
Engkau di masukan kedalam liang bumi dalam keheningan sunyi senyap tiada iringan doa dan air mata
Tiada mawar melati, kemboja, yang ditabur diatas pusaramu, yang ada hanya tanah2 merah dan kerikil2 kecil
Marini ahkirnya Tuhan memanggilmu pulang, sebagaimana engkau datang dalam kesederhanaan begitu
pula engkau pulang demikian.
Engkau tinggalkan buah hatimu pergi untuk se-lama2nya, selamat jalan Marini semoga engkau diterima disisi
Tuhan YME dan semoga dosa2mu diampuni.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Marini

Mawas diri

Bunyi sirene ambulans me-raung2 terdengar setiap hari
Kabar duka datang ber-tubi2 karena wabah corona
Banyak sahabat, saudara, tetangga , yang harus pergi ke alam sana
Alam kematian yang misterius.
Malaikat maut seperti tak henti2nya mencari target untuk mencabut
nyawa. Seakan Tuhan datang untuk memilih mana gandum dan mana ilalang.
Tangisan perpisahan, suara pilu nan merana terdengar dan tak terelakan.
Kesedihan, kecemasan datang melingkupi sanumbari tiap insan , selain harus menangisi perpisahan,
harus juga menangisi pekerjaan, sangat susah untuk mencari nafkah
saat2 seperti sekarang ini.
Banyak usaha tutup karena bangkrut, banyak usaha tutup karena pemiliknya
telah tiada, dan banyak alasan2 lain. Dunia benar2 sedang dirundung kemalangan.
Sampai kapan wabah corona ini akan berlalu, sampai kapan kehidupan akan berjalan
normal kembali seperti sedia kala, tiada seorang pun yang dapat memberi jawaban.
Marilah kita bermawas diri, selama masih di beri kesempatan mari kita
belajar untuk menjalani hari2 hidup kita dengan berbuat baik dan selalu bersyukur
kepada sang Illahi bahwa kita masih diberi waktu masih bisa melihat matahari.
Dan entah kapan giliran kita akan didatangi malaikat maut, semua adalah rahasia
pencipta langit dan bumi maha Besar Allah.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Mawas diri

Empati

Hampir tiap hari diseantero jagat dunia terdengar lonceng kematian
ribuan jenazah dikuburkan bahkan tidak sedikit pun yang di kremasi
isak tangis, air mata kesedihan hampir terdengar setiap saat
Meratapi orang orang yang mereka cintai dan merelakan mereka pergi
Belahan dunia masih diliputi wabah virus corona yang sangat ganas, yang tidak mengenal
tua muda, kaya miskin.
Tak sedikit orang orang yang menderita karena kehilangan pekerjaan,mencari nafkah
sudah sangat susah.
Hari hari kelam saat ini harus dilalui, sampai entah kapan tiada yang tau.
Sementara yang berkelebihan harta, bisa pergi ber-senang2 bisa makan apa saja yang mereka mau
bisa beli apa saja yang mereka inginkan.
Tidak ada rasa empati karena hanya egois yang mereka miliki, semua penuh jumawa, serakah,
tamak.
Pergi mencari kesenangan, makan minum, ber-foya2 berpakaian bagus, bersolek agar dapat menunjukan status diri.
Kalian memang ditakdirkan menjadi orang kaya dengan harta yang berlimpah, tetapi bukan berarti Tuhan tidak adil kepada orang miskin , karena rencana Tuhan tiada yang tau.
Rasa empati saat ini sangat diperlukan, melihat banyak orang yang menangis dalam kesusahan ekonomi,
dalam kesusahan kesehatan.
Cobalah bermawas diri, merenung sejenak, mengurungkan waktu untuk pergi ber-senang2, mengingat sementara ini ………
banyak manusia bumi dalam suasana berkabung karena wabah corona.
Kebahagiaan bathin bukan pergi ber hura2 bersama teman2 atau bersolek pamer kelebihan, tetapi kebahagian bathin………..
adalah apabila kita mempunyai rasa empati, dan rasa bersyukur karena kebaikan Tuhan kepada kita.
Tuhan berkata aku akan menyayangi orang yang aku sayangi.
Apakah anda termasuk orang yang disayangi Tuhan? wallahuallam!!!!!!!

Posted in Uncategorized | Comments Off on Empati