Puisi Akhir Tahun – 2025

Di ahkir penghujung kalender

Dikala jam dinding berdetak pada saat2 ahkir

Aku masih saja duduk sendiri di kadera yang sama

Menanti detik2 ahkir tahun ini akan berlalu

Beribu Langkah  kini hanya meninggalkan jejak

Yang tak dapat terhitung jumlahnya

Duka dan tawa yang menghiasi lembaran2 kalender

Asap dupa yang membawa doa melalang buana

Menyusuri relung dada yang terdalam

Tahun yang penuh cerita

Membawa banyak kenangan dalam kehidupan

sebagai bagian dari perjalanan,

dipenghujung malam ini

kita menutup buku perjalanan panjang

biarlah tahun ini pergi dalam kedukaan yang mendalam

berharap besok matahari akan menyambut kita

dalam gemerlapan sinarnya yang baru

untuk mengawali halaman buku kehidupan yang masih kosong

Posted in Uncategorized | Leave a comment

hidup yang merana

Luka itu terasa tanpa terlihat

Mengerogoti jantung menusuk sukma

Datang dari rasa dan asah yang tak tertahan

dari kasih yang tak pernah sampai

Luka yang penuh darah dan nanah

Meneteskan air mata dalam doa  pengaduan

Kepada bulan kepada Bintang di malam kelam

saat jiwa sudah terasa rapuh tak berdaya

perjalanan Panjang dalam genggam kepedihan

tak kuasa menahan beban yang begitu berat

jatuh tersungkur  menahan sakit dan derita

kadang kuat untuk berdiri dan berjalan terus

luka ini masih saja menusuk jantung hati

namun melahirkan kesabaran sebagai obat

untuk penyembuhan batin yang rapuh

agar menang dalam kesakitan dengan  ihklas memaafkan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

ultah perkawinan semu

Datang ke ulang tahun perkawinan

Banyak tamu undangan memadati ruangan

 seperti layak sebuah pesta besar

pengantin yang telah sepuh duduk berjauhan

masing masing diam memandang tamu yang hadir

sambil berjabatan tangan

tiada senyum, wajah kaku

sesekali keduanya saling berpandangan

namun tiada sepatah kata pun yang terucap

banyak hal hal dulu telah mereka lalui

bersapa memanggil nama satu dengan yang lain tak berani

mungkin karena sudah hilang rasa dalam sanumbari

hati mereka mungkin sudah lama pergi kearah yang berbeda

namun tetap bertahan duduk di meja yang sama

demi mempertahankan harga diri anak cucu

Posted in Uncategorized | Comments Off on ultah perkawinan semu

Luka bathin

Goresan luka dalam jiwa membuat bathin meradang

luka ini tidak  terlihat namun terasa

jiwa mencari tempat bernaung untuk melepaskan

duri duri tajam yang menempel dalam hati

rasa sakit menyadarkan untuk belajar ihklas

menerima teguran Tuhan yang berbisik lembut

dalam sepi Ia menyapa untuk merendahkan diri

apa yang di cari semua ada lah Kesiasian

maka luka itu di biarkan mengganga

membuka  jalan agar  Cahaya sinar Illahi dapat menembus

mengobati  luka jiwa yang retak

dengan Cahaya Nya yang abadi

Posted in Uncategorized | Comments Off on Luka bathin

karma

Di alam cakrawala yang penuh romantika

Setiap Jejak Langkah meninggal kan tanda

Kau menabur angin kau pun menuai badai

sebab bumi menyimpan semua catatan

Angin boleh bertiup tanpak jejak

Membawa alunan nada yang pernah kau kirim

Saatnya tiba datang membawa rasa

membalas semua goresan, tanpak dendam , hanya keadilan.

Karma datang atas perintah alam bukan dendam

Karena ia tahu saat yang tepat untuk kembali

Sebagai bayangan diri sepanjang perjalanan

Agar dapat kau dengar dan kau rasakan

Posted in Uncategorized | Comments Off on karma

Gunawan , 26 oktober 2025:

Tidak harus  selalu menghitung waktu

Kehidupan tetap berjalan seiring berputarnya bumi

Walau pun engkau kini telah menjadi seorang ayah

Tetapi engkau tetap seorang anak bagi ku

Waktu berlalu, anakku,

namun kasih sayang ibu mu tak kan pudar.

Selamat ulang tahun, anakku tersayang.

Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu.

Semoga jalanmu diliputi cahaya,

Yang menerangi  setiap langkah kehidupan mu

ingatlah selalu, ibu ada untukmu.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Gunawan , 26 oktober 2025:

selamat jalan Bapsatu

ku saksikan saat2 terahkir engkau akan pergi melayang jauh menuju nirwana
jarum jam menunjukan 22.30 seluruh aktivitas organ tubuh mu telah berhenti
mereka telah bekerja untuk mu selama 70 tahun 5 bulan
Malam itu tiada bulan tiada bintang, langit gelap di seantero jonggol
melihat di pembaringan itu tubuh mu telah terbujur kaku dan membeku
air mata ku turun bagaikan gerimis yang membasahi wajah
di luar sana tercium wanginya aroma cemara menambah syahdunya keheningan malam itu
sejenak ku kenang kebersamaan kita sebagai kakak beradik sekandung, kita bercanda, berkeluh kesah, bercerita
kini tiada lagi orang gunung yang akan turun untuk minta dimasakin sayur lodeh dan sambal pete , es buah segar serta kopi susu
kami semua sedih kehilangan diri mu saudara lelaki satu2nya dari 6 bersaudara dalam keluarga kami
tak terasa air mata ku menetes mengingat saat kita berkumpul dan makan bersama di hari paskah, itu lah pertemuan kita yang terahkir
ku pandang potret kakak beradik didinding sebagai kenangan mengingatkan masa2 kita masih bersama
dan kini…………….
Tuhan telah memanggil mu pulang untuk menghadap tahtanya yang kudus
semoga segala dosa mu di ampuni dan engkau mendapat tempat yang layak disisiNya

Posted in Uncategorized | Comments Off on selamat jalan Bapsatu

Tak bersyukur

Ketika hujan badai menyelumuti perkemahan

Engkau mengeluh

Ketika Terik matahari membakar seantero jagat

Engkau mengeluh

Ketika ombak semudra ber gulung2 tinggi tak henti

Engkau mengeluh

Ketika tuaian mu tidak menghasilkan buah

Engkau mengeluh

Ketika kambing domba mu terhalau dari kurungan

Engkau mengeluh

Mengeluh tak henti2nya tanpak bersyukur

Tidak kah engkau  sadar akan diri mu ?

Setiap tarikan napas dan Langkah hidup mu sudah di atur

Sadar lah, masih diberi waktu!!!!

Posted in Uncategorized | Comments Off on Tak bersyukur

selamat jalan pope(21 april 2025)

Kemarin aku masih melihat mu tersenyum

Kemarin aku masih melihat mu bertegur sapa

Kemarin aku masih melihat mu membaca naskah

Kemarin aku masih melihat mu sujud berdoa

Kemarin aku masih melihat mu melambaikan tangan

Hari ini semuanya berubah begitu cepat

Lonceng kematian berdentang ber kali2

Engkau telah kembali ke pangkuan bumi

Tangisan perpisahan dan kesedihan nan pilu

Lambaian tangan terahkir mu tanda perpisahan

Masih membekas dalam sanumbari

Selamat jalan Bapak suci sampai jumpa di yerusalem baru

Posted in Uncategorized | Comments Off on selamat jalan pope(21 april 2025)

Baby Ziel

Bandung 5 pebruari 2025

Lembayung merah begitu indah disore nan cerah

Tangisan pertama mu memecahkan kesunyian senja

Hiruk pikuk para perawat mengerjakan tugas masing2

Bayi laki2 munggil berpipi tembem telah lahir ke dunia

Senyum bunda begitu ihklas dalam penantian selama 9 bulan

Beban dan kesakitan sirnah dalam sekejap

Semua anggota keluarga berbahagia menyambut mu

Titipan Tuhan yang tak ternilai  telah di berikan sebagai hadiah

dan tanggung jawab yang harus di jalan kan oleh ayah bunda

Kiranya engkau bertumbuh sehat dari hari ke hari hingga saatnya

dewasa menjadi anak yang berguna taat kepada Tuhan dan kedua orangtua mu

Posted in Uncategorized | Comments Off on Baby Ziel